Buton Kembali Raih Penghargaan Peduli HAM

1,041 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

PASARWAJO – Kabupaten Buton kembali mendapat penghargaan sebagai salah satu daerah yang peduli terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) dalam acara peringatan hari HAM ke-69 tahun 2017 di Surakarta (Solo), Jawa Tengah, Minggu (10/12).

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh menteri Hukum dan HAM, Yasona Laoly kepada 314 walikota/bupati se-Indonesia. Khusus Sultra, tercatat ada 10 kota/kabupaten yang meraih penghargaan tersebut, termasuk Buton dan Busel.

“Penghargaan ini bukan yang pertama, kita juga sudah pernah mendapatkannya dan ini tentu bukan hanya kerja dari pemerintah daerah namun dukungan masyarakat juga,” ujar Plt Bupati Buton, La Bakry.

Dikatakan La Bakry, penghargaan tersebut diberikan kepada daerah yang selalu mengikuti aturan juga sejalan dengan nilai-nilai karakter budaya buton yang dilaksanakan dalam program pemerintah yang juga konek dengan program Kemenkum HAM.

“Daerah yang memperhatikan hak-hak dasar manusia, pasti akan mendapatkan reword dari Kemenkum HAM, “ujarnya.

La Bakry berharap, dengan didapatkannya penghargaan tersebut insensitasnya ditambah lagi terlebih dukungan masyarakat, tokoh masyarakat, dunia usaha, jika pemerhati dunia usaha terlibat tidak ada lagi unras soal upah dan lainnya .

Salah satu program daerah dirincinya seperti pemenuhan hak dasar pendidikan pemerintah menyiapkan pakaian seragam gratis sekolah sehingga hak anak untuk mendapatkan pendidikan terpenuhi, orang tua tidak terbebani lagi dengan seragam sekolah.

La Bakry menambahkan, seperti apa yang disampaikan mengajak seluruh pihak untuk memenuhi hak-hak masyarakat baik pendidikan, kesehatan dan Pemerintah bersama para pemangku kepentingan bersama-sama memberikan hak masyarakat.

Demikian halnya Buton Selatan. Kabag Hukum Setda Busel, La Ganevo mengatakan, dari hasil penilaian kemenkum HAM, Busel mendapat nilai 86 lebih dengan kategori peduli. Artinya daerah yang telah mekar sebagai daerah otonami baru tiga tahun lalu itu pantas mendapatkan predikat daerah peduli HAM. “Jadi pak Bupati langsung yang terima penghargaannya tadi,” singkat La Ganevo saat dikonformasi via telponnya.

Untuk mendapatkan penghargaan tersebut, memiliki kriteria kusus. Antara lain daerah terserbut menjalin kerjasama dengan perwakilan kemenkum HAM di wilayah dalam mengawal persoalan yang berkaitan dengan HAM. Selain itu, proaktif pemerintah setempat dalam menyerahkan data-data kependudukan, memperjuangkan masalah hak rakyat dan peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan.

“Mudah-mudahan kedepan jika ada dana-dana yang menyangkut dengan pembinaan maka daerah yang mendapat penghargaan dulu yang dibantu. Misalnya bantuan sosial pendidikan dan kesehatan,” ungkapnya.

Penghargaan yang diterima Bupati dari kementerian Hukum dan HAM antara lain sertifikat, piagam, SK dan plakat.

(Kepton Pos/My)

You might also like More from author