Cegah Politik Uang, Bawaslu akan Patroli di Masa Tenang Pilkada

330 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Jakarta – Pilkada serentak 2018 akan mulai memasuki masa tenang. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) nantinya akan melakukan patroli pengawasan masa tenang.

“Nanti di masa tenang kita akan melakukan patroli pengawasan pencegahan serentak di seluruh daerah penyelenggara pilkada,” ujar anggota Bawaslu Mochamad Afiffudin, di kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (22/6/2018).

Nantinya patroli pengawasan ini akan dilakukan di 171 daerah yang menyelenggarakan pilkada. Afif mengatakan patroli dilakukan bersama seluruh jajaran Bawaslu pada tingkat daerah.

Baca juga: KontraS Minta Bawaslu Tindak Tegas Pelanggaran di Pilkada

“Dilakukan bersama semua jajaran kita, Panwas kabupaten, panwas desa mereka juga akan bekerja sama dengan relawan yang selama ini kita ajak bekerja sama di relawan partisipatif,” kata Afif.

Afif mengatakan dalam patroli ini Bawaslu juga akan mengingatkan larangan terkait politik uang. Menurutnya politik uang kerap terjadi pada masa tenang.

“Jadi kita akan muter dengan pengawasan dan relawan kita di daerah pilkada untuk mengingatkan misalnya politik uang memberi dan menjanjikan di hari pemilihan itu tidak boleh,” kata Afif.

“Jadi kan masifnya politik uang di antaranya biasanya di serangan fajar di hari H pagi atau di masa tenang itu terantisipasi kita menyampaikan pencegahannya,” sambungnya.

Ia berharap patroli ini akan memberikan efek jera secara psikologis bagi pihak yang ingin melakukan pelanggaran.

“Harapan kami patroli ini akan mendapatkan atau memberikan dampak psikologis para pihak yang ingin melakukan pelanggaran takut secara psikologis,” tuturnya.

Masa tenang dimulai tiga hari sebelum hari H pemilihan, terhitung sejak tanggal 24-26 Juni 2018. Saat ini peserta pilkada masih dalam tahapan kampanye.

Diketahui, KPU telah menetapkan pemungutan suara pilkada serentak akan digelar pada 27 Juni 2018. Ada 171 daerah yang akan berpartisipasi. Dari 171 daerah tersebut, ada 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten yang akan menyelenggarakan pilkada.(in)

You might also like More from author