Daftarkan 40 Persen Perwakilan Perempuan, Nasdem Kisruh

724 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

BAUBAU- Sesuai dengan yang direncanakan, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Baubau, Senin (16/07), sudah mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Baubau.

“Hari ini sebanyak 25 orang kami daftarkan untuk bacaleg DPRD Kota Baubau. Dan dari presentase 100 persen keterwakilan perempuan dari Nasdem mencapai 40 persen,” ungkap Ketua DPD Partai Nasdem Kota Baubau, Makruf Madi.

Lebih lanjut disampaikan, oleh KPU persyaratan pencalonan bacaleg Partai Nasdem telah memenuhi syarat (MS).

“Seharusnya pada pukul 13.00 Wita kami sudah mendaftar, namun dikarenakan persoalan sistem internet yang mengalami sedikit gangguan sehingga pada pukul 15.00 Wita baru bisa didaftarkan,” tambahnya.

Sementara itu, pada pemilihan umum legislatif (Pileg) 2019 mendatang, Partai Nasdem menargetkan mampu memperoleh 6-7 kursi di DPRD Baubau.

“Semua partai pastinya memiliki keinginan untuk meraih kursi sebanyak-banyaknya, begitupun Nasdem. Target kami 6-7 kursi dengan formasi 2-2-2 atau 3-2-2 kursi setiap daerah pilihan (dapil),” rincinya.

Ia mengatakan, semua bacaleg yang diusung partai besutan Surya Paloh ini merupakan kader partai.

“Semua bacaleg yang diusung oleh kami secara otomatis langsung menjadi anggota partai. Karena pada saat mereka mendaftar langsung dibuatkan kartu tanda anggota (KTA), jadi semua adalah kader Nasdem” tegasnya.

Sehari setelah mendaftarkan Bacaleg di KPUD Kota Baubau, Partai asuhan Surya Paloh ini mendadak kisruh. Pemicunya diduga bermula dari sikap arogansi beberapa pengurus DPD Nasdem Kota Baubau yang cenderung meremehkan Surya Paloh sebagai pimpinan tertinggi Partai Nasdem dengan mencoret beberapa nama Daftar Calon Sementara (DCS) yang telah ditetapkan DPP Nasdem dan diteken Surya Paloh.

Akibat dari hal tersebut, membuat Mulyadi terlempar dari Daftar Calon Sementara, karena Bapilu Nasdem Baubau mencoret namnya dalam daftar Bacaleg. Merasa dirinya sebagai pengikut Surya Paloh, Mulyadi sebagai kader pejuang restorasi tiba tiba meradang. Dia pun angkat bicara, bahwa apa yang dilakukan pengurus Nasdem Baubau dan Bapilu Baubau bukan hanya mencederai perjuangan Partai Nasdem, tetapi juga meruntuhkan martabat Surya Paloh sebagai pimpinan tertinggi Partai Nasdem.

Mulyadi yang kini menjabat Wakil Ketua 3 DPD Partai Nasdem kota Baubau sangat menyayangkan langkah dari Bapilu Partai Nasdem Baubau yang berani mengubah SK DPP partai Nasdem tersebut. “Berdasarkan SK DPP partai Nasdem nomor 191 B- SK/DPP Nasdem/VI/2018 tertanggal 29 Juni 2018 tentang daftar calon sementara anggota DPRD Kota Baubau tahun 2019, terdapat 25 nama Bacaleg tersebar di tiga Dapil di Kota Baubau.

Akan tetapi, pada saat pendaftaran di KPU Kota Baubau, terdapat perbedaan nama dari SK yang dikeluarkan Ketua DPP Partai Nasdem dan yang diserahkan ke KPU Kota Baubau. “Perubahan nama, khususnya pada Dapil 3 Kota Baubau.

“Ini sangat luar biasa, ketua Bapilu tingkat kota berani merubah keputusan Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh. Apapun alasan dari Bapilu untuk mengubah nama DCS tentu ada mekanisme dan presedur yang harus dilewati, sebab partai mempunyai PO sebagai pedoman dan AD/ART partai Nasdem sebagai payungnya,” ungkap Mulyadi yang juga Wartawan keptonpos.com.

Karena itu, Mulyadi menyarankan DPP Nasdem dan DPW Nasdem segera menyikapi hal tersebut, sebab akan menjadi borok buat partai kedepan dimana partai Nasdem selama ini memiliki slogan “Restorasi” atau gerakan perubahan. “Kami meminta kepada Bapilu Partai Nasdem segera menarik Daftar Calon Anggota DPRD dari Partai Nasdem di KPU,” ujar Mulyadi.` (is)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.