Perubahan Anggaran, La Ode Amal Desak Pemda Busel Aspal Jalan Sampolawa

1,355 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

BATAUGA–Legislator Hanura, La Ode Amal meminta kepada pemerintah daerah Buton Selatan (Busel) untuk segera mengaspal jalan yang saat ini diblokir warga Lipu Mangau, Kecamatan Sampolawa.

Hal ini dikatakan La Ode Amal saat rapat internal banggar DPRD Busel bersama pemerintah, Kamis (6/9).

“Tadi dalam rapat saya sampaikan kepada sekda, Bappeda dan Pemda untuk segera merealisasikan pengaspalan jalan yang belum selesai sepanjang kurang lebih satu kilo meter di Sampolawa,” ujar Amal.

Masalahnya, lanjut Amal, kecamatan Sampolawa sama dengan kecamatan Batauga yang merupakan ikon Busel. Dan masyarakat Sampolawa sangat mengharapkan pemerintah untuk segera mengasapal jalan.

Dalam rapat tersebut, Pemda melalui Bappeda mengaku akan merealisasikan usulan yang merupakan aspirasi masyarakat tersebut dengan menggunakan APBD Perubahantahun 2018.

“Saya tinggal tunggu di rapat gabungan komisi. Dan saya akan tetap mengawal karena ini adalah bagian dari aspirasi masyarakat, khususnya masyarakat Sampolawa,” tambahnya.

Menurutnya, tidak ada alasan pemerintah daerah untuk tidak merealisasi pengaspalan jalan tersebut, karena merupakan aspirasi warga. “Kalau kita bicara keuangan, pasti uang itu kurang. Namun saat ini kita bicara skala prioritas. Dan saat ini jalan Sampolawa ini adalah prioritas untuk diselesaikan,” mencak Amal.

Saat ini, masyarakat desa Lipu Mangau, Kecamatan Sampolawa memblokir jalan poros yang menghubungkan Kecamatan Batauga dan Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton.

Hal tersebut dilakukan lantaran debu jalan sangat menggangu aktifitas warga setempat. Seharusnya pemerintah daerah melakukan penyiraman sambil menunggu proses pengaspalan agar debu jalan tidak berterbangan dan mengancam kesehatan warga.

“Penutupan jalan di Desa Lipu Mangau ini adalah pelajaran untuk kita. Kita tidak boleh menyalahkan masyarakat, karena masyarakat setempat sudah sangat lama menantikan jalan itu. Mau statusnya jalan provinsi, kabupaten tidak ada alasan pemerintah untuk tidak mengaspal jalan itu. Karena sudah hampir 10 tahun jalan ini tidak diaspal,” tegasnya.

Bukan hanya itu, Amal juga meminta kepada pemerintah untuk segera menganggarkan perencanaan pengaspalan jalan yang diketahui bersatus jalan provinsi dari Todombulu sampai ke desa Gunung sejuk pada anggaran perubahan tahun 2018 ini. Sehingga pada tahun 2019 mendatang sudah bisa terealisasi.

“Nah, tadi saya sampaikan kepada keuangan, Bappeda dan Sekda agar berkomunikasi dengan Pemprov terkait dengan anggaran pengaspalan jalan di Busel tahun 2019, supaya Sampolawa ini menjadi prioritas. Bila itu tidak ada dalam Anggaran provinsi, Pemda Busel harus mengambil alih seperti yang dilakukan beberapa tahun lalu,” pungkasnya. (Dny/is)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.