Ada Budi Doremi di Buton Selatan

509 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Road Show Gemar Membaca

Batauga-Untuk meningkatkan minat baca sejak dini, pemerintah Buton Selatan (Busel) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Road Show Pembudayaan Kegemaran Membaca, Rabu (26/9). Kegiatan yang dipusatkan di gedung Lamaindo ini menghadirkan duta lingkungan yang juga artis ternama, Budi Doremi.

Kepala dinas Perpustakaan dan Arsip Busel, Baeni Ali mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan budaya minat baca di Busel. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan masyarakat Busel lebih mengenal dan mencintai perpustakaan. “Nah, Setelah ini kita akan kembali programkan nanti semacam lagi di masingmasing kecamatan. Namun ini nanti dilaksanakan pada 2019 mendatang. Semoga angaran tesedia, karena kegiatan seperti ini tentu butuh anggaran,” harapnya.

Ia menilai, sosialisasi peningkatan minat baca tidak mesti dilaksanakan besar-besaran seperti yang baru saja dilaksanakan. Melalui perpustakaan desa yang telah dicanangkan tahun lalu, kegiatan serupa juga bisa terlaksana. “Pada tahun 2017 itu bupati (Agus Feisal) sudah mencanagkan perpustakan desa yang bertepatan dengab hut Busel. Jadi para kepala desa itu sudah menandatangai pernyataan komitmen bersama untuk membangun perpustakaan desa. Dan sudah ada beberapa desa yang melakukan itu, misalnya desa Bahari. Disana sudah dibangun gedung beserta perpustakaannya,” tuturnya.

Dengan begitu, lanjutnya, pemerintah provinsi Sultra tak segan-segan menggelontorkan koleksi anggaran untuk pembangunan gedung perpustakaan di desa paling selatan Busel itu.

Sebagai orang yang paling bertanggungjawab dihidangkan perpustakaan, ia berencana akan mendorong pemerintah desa untuk secepatnya merealisasikan program perpustakaan desa. Paling tidak, desa sudah menyiapkan gedung dan pengelolaannya. Sebab pada tahun 2019 mendatang pihak vondation akan mengucurkan bantuan perpustakaan digital di Busel. “Selama ini kan di wakatobi terus yang dapat. Ini kami sudah kominikasikan secara intensif dengan pihak vondation. Jadi kalau sudah terealisasi setiap desa itu diberikan peralatan audio visual seperti indihome, intènet dan lainlain yang berkaitan dengan kebutuhan perpustakaan digital,” tambahnya.

Selain para generasi Busel, ia juga berharap kepada para orang tua siswa dan para tokoh masyarakat yang sempat hadir pada kesempatan itu agar mensosialisasikan hal serupa di wilayahnya masing-masing.

Senada dengan dikatakan anggota DPRD provinsi Sultra, Yaudu Salam Anjo. Kata dia, sebagai perwakilan rakyat, sudah menjadi kewajiban mendorong kegiatan positif tersebut. Bahkan kegiatan seperti ini jangan hanya di Busel dan di Buton melainkan di seluruh kabupaten kota di Sultra. “Namun di Busel ini kan kita memulainya dengan harapan agar pemerintah provinsi bisa lebih kreatif lagi agar bagaimana budaya baca dan literasi kita didaerah ini bisa berkembang sehingga masyarakat dan generasi kita bisa menjadi generasi yang baik,” paparnya.

Terkait dengan perpustakaan desa, legislator PKS berharapp agar secepatnya direalisasikan. Pasalnya, pemerintah pusat telah menyiapkan dana khusus terkait pengembangan literasi baca. “Kalau anak-anak kita mau cerdas kedepannya, saya kira pemerintah desa harus berkreasi agar supaya perpustakaan dan minat baca di desa segera terealisasi. Nah dana desa ini bisa menjadi stimulan. Artinya selain dana desa, desa juga biaa bekerjasama dengan perusahaan dimana saja. Mereka bisa bermitra untuk begaimana meningkatkan minat baca dan perpistakan di desa,” pungkasnya. Dny

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.