Pangdam XIV Hasanuddin Kunker di Buton, Temui Masyarakat Adat Lawele

282 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

PASARWAJO- Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, SIP, MSi, melakukan kunjungan kerja di Kbupaten Buton. Mayjen TNI Surawahadi tiba di Buton Senin siang (22/10) dalam rangka mengunjungi masyarakat adat Lawele guna melihat langsung situasi terkini pasca insiden bentrokan aparat kepolisian dengan warga yang berujung pembakaran kendaraan milik kepolisian.

Saat tiba di Lawele, Mayjen TNI Surawahadi yang didampingi Dandim 1413 Buton, Letkol Inf. Davy Darma Putra Kapolres Buton AKBP Andi Herman, disambut baik oleh masyarakat adat Lawele dan jajaran forum koordinasi pemerintah kabupaten Buton. Saat berada di Baruga Desa Lawele pukul 11.00 Wita, Mayjen TNI Surawahadi menjelaskan kunjungan kerjanya di Buton berkaitan dengan insiden pembakaran fasilitas kepolisian yang terjadi di Desa Lawele Minggu 21 Oktober.

Pada kesempatan tersebut, Mayjen TNI Surawahadi menyayangkan peristiwa pembakaran kendaraan. Sebab semua yang dibakar adalah milik pemeritah dan masyarakat. “Kendaraan yang dibakar itu adalah milik negara yang juga milik aparat kepolisian dan rakyat,” ujarnya.

Karena itu Pangdam mengharapkan insiden serupa tidak terulangg kembali dimasa yang akan datang. Dia berharap kedepan harus ada koordinasi yang lebih baik antara masyarakat adat dengan forom koordinasi pemerintah daerah. Diakhir sambutannya, Pangdam mengjak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Buton untuk memupuk persatuan dan kesatuan sebagai warga negara yang berasaskan kebihnekaan.

Dia juga menyampaikan keinginannya untuk bisa hadir pada pesta adat di Desa Lawele tahun depan. Sementara itu Kapolres Buton, AKBP Andi Herman membenarkan adanya tujuh orang terduga pelaku pembakaran mobil dan sepeda motor yang telah diamankan.

“Tujuh orang yang di duga sebagai pelaku kami amankan di polres demi pemeriksaan lebih lanjut dan menggaransikan keamanannya, bagi orang tua terduga boleh mengunjungi anak atau keluarganya, polres Buton siap fasilitasi,” katanya.(is/nov)

You might also like More from author