AS Tamrin: JKPI Berperan Sebagai Perekat NKRI

38 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

SURAKARTA-Wali Kota Baubau, Dr. H.AS. Tamrin, MH dalam kapasitasnya selaku Ketua Umum Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Solo Kamis siang (25/10) menegaskan fungsi besar organisasi ini sebagai salah satu perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia, di tengah keragaman budaya dan potensi daerah-daerah yang memiliki khasanah kepusakaan di Nusantara.

“JKPI adalah salah satu organisasi perekat NKRI, kehadirannya sangat istimewa sebagai daerah yang menjadi cermin kepusakaan Nusantara. Karenanya kami sangat mengapresiasi kehadiran semua kabupaten/kota peserta JKPI di Surakarta ini,” ujar AS Tamrin sebagaimana yang dirilis Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Baubau, H. Idrus Taufiq Saidi, S.Kom., M.Si.

Pada acara bertajuk Managing Heritage City dan simposium dalam rangka HUT Dasawarsa dan Kongkres IV JKPI yang dipusatkan di Solo-Surakarta ini, AS Tamrin dihadapan para kepala daerah dan perwakilan JKPI se Indonesia juga merefleksi pembentukan awal JKPI, dimana kongres pertama dipusatkan di Solo dan saat itu Wali Kotanya adalah Ir. Joko Widodo, yang saat ini menjadi Presiden RI.

“Kami mengapresiasi pihak direksi JKPI yang telah membentuk lembaga ini, semula anggotanya di tahun 2008 hanya 10 kabupaten/kota se Indonesia, dan sekarang sudah ada 66 daerah yang tersebar dari Aceh hingga Ternate. Salah satu perintisnya adalah Bapak Ir. Joko Widodo yang saat itu masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta,” ujar AS. Tamrin.

Acara simposisum ini sejumlah petinggi dari berbagai daerah begitu antusias mengikuti jalannya babak-bak persidangan, termasuk merumuskan program kerja JKPI. Atas upaya itu Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengapresiasi kehadiran semua anggota, sebagai bentuk komitmen menguatkan khazanah budaya dan kesejarahan Nusantara di Indonesia.

Sejumlah acara yang menjadi agenda kegiatan JKPI di Kota Solo-Surakarta ini diantaranya; simposium, pameran budaya dan industri kreatif, gelar budaya/pertunjukan seni Budaya Daerah, simposium internasional dan orasi tunggal Presiden RI, karnaval budaya, city tour. Rencana acara ini rfampung pada 27 Oktober 2018 Sabtu besok.(knc)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.