Partisipasi Pemilih Perempuan di Baubau Masih Minim

39 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

BAUBAU- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Baubau mencoba merangkul partisipasi pemilih perempuan. Hal itu dilakukan sebab partispasi kaum hawa dalam pesta demokrasi masih tergolong minim.

“Kami inginkan perempuan itu bisa lebih aktif datang memilih di TPS. Berkaca dari hasil pilkada kemarin, jumlah partisipasi perempuan masih sangat sedikit dibanding laki-laki. Ini membuktikan bahwa perempuan butuh sentuhan agar lebih aktif,” kata Ketua KPUD Kota Baubau, Edi Sabara usai sosialisasi pemilihan umum kelompok perempuan di Metro Entertaintment, Selasa 6 November 2018.

Apalagi, kata Edi Sabara, jumlah pemilih perempuan di Kota Baubau lebih besar ketimbang laki-laki. Makanya keaktifan perempuan datang ke TPS benar-benar sangat dibutuhkan untuk meningkatkan persentase partisipasi pemilih.

“Di DPT kita itu perempuan yang paling banyak. Perempuan ada 54 ribuan sedangan laki laki hanya 52 ribuan. Terpaut dua ribu pemilih,” katanya.

Selain partipasi pemilih perempuan masih minim, dalam regulasi KPU juga dituntut agar selalu memperhatikan keterwakilan perempuan. Selain itu juga, sosialisasi kelompok perempuan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi perempuan.

Kata dia, masyarakat cenderung menilai perempuan harus tinggal dirumah dan melayani saja. Padahal dengan emansipasi wanita saat ini, wanita sudah setara aktif dengan laki-laki.

“Sosialisasi kepada perempuan ini kami nilai efektif karena klompok yang aktif itu adalah perempuan. Mereka ada perkumpulan misalnya TP PKK, BKMT, arisan, dan sebagainya. Dengan ini maka diharapkan bisa mendorong partisipasi perempuan dalam menyalurkan hak pilihnya di TPS nanti,” tukasnya. (adm)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.