Dana Nasabah Bumi Putera Tidak Kunjung Cair

166 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

BAUBAU – Untuk kesekian kalinya nasabah Bumi Putera Cabang Buton kembali mendatangi kantor Asuransi Bumi Putera yang beralamat di Jalan Betoambari Kota Baubau.

Kali ini seorang wanita bernama Zunaiya yang merasa di permainkan oleh pihak Asuransi Bumi Putera, wanita berhijab itu mengaku sudah mendaftar asuransi sejak 11 April 2013 lalu kini datang untuk mengklaim pencairan yang tak kunjung jelas keberadaannya

Nasabah dengan nomor polis 213100882845 ingin mengklaim asuransi yang sejak tahun 2017 lalu memutuskan kontraknya itu memiliki uang kurang lebih Rp. 30 Juta di Asuransi tersebut.

Zunaiya, mengatakan selama mengikuti asuransi tersebut pihaknya tidak pernah telat untuk memenuhi kewajibannya dengan membayar uang asuransi sebesar Rp. 600.000 perbulannya, namun setelah memutuskan kontrak di tahun 2017 dan mengajukan pencairan uang tersebut pihaknya hanya di janji manis oleh pihak asuransi Bumi Putera cabang Buton.

“Sejak Mei 2017 saya sudah memutuskan kontrak dan mengklaim pencairan namun di janji tiga bulan kemudian untuk baru bayarkan, tapi ini sudah dua tahun belum ada kejelasan pencairan” ungkapnya di kantor Bumi Putra. Senin 10 Desember 2018

Kata Zunaiya, dirinya sudah sering mempertanyakan pencairan dana yang menjadi miliknya itu. “Kita ini kayak ditipu, dulu katanya kalau sudah putus kontrak sidah langsung bisa di cairkan paling lama tiga bulan. Ini sudah bukan hanya hari ini saya pernah juga datang akhir tahun 2017 katanya mau di caikan mi, ternyata pas kita klaim mereka bilang lagi awal 2018 alasannya tidak ada pencairan dana diakhir tahun,” jelasnya dengan muka kesal

Sementara Kepala Kantor Bumi Putera Cabang Buton, Asrif Razak mengatakan pihaknya tidak tahu menahu soal pencairan klaim asuransi tersebut, pihaknya hanya sebatas administrasi sedangkan untuk pembayaran hak nasabah itu diatur oleh Bumiputera pusat.

“Itu semua tergantung dari pusat. disini kita hanya sebatas administrasi.” katanya

Kata Asrif, sejauh ini dirinya sudah berkomunikasi bersama Bumiputra pusat, informasinya pencairan dana nasabah akan dilakukan pada 26 desember 2018 memdatang

“Kita sudah data perencanaan pembayarannya, kita harap tidak diundur lagi, karena memang dana nasabah ini sudah tertunda hampir dua tahun,” bebernya

Menurut dia, dana nasabah yang melakukan pemutusan kontrak biasanya akan dicairkan paling lama tiga bulan setelah waktu pemutusan kontrak, hanya saja mungkin ada kendala.

“Kita hanya bisa mengusulkan ke atasan pusat. kewenangan pencairan ini tidak bisa kita campuri. sudah banyak nasabah yang mengeluh kepada saya, namun apa yang harus kita berbuat. upaya saya hanya sebatas membantu mempertanyakan di pusat,” bebernya. (an/is)

You might also like More from author