Tes CPNS, Peserta Urutan Kedua dan Ketiga Masih Ada Harapan

347 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

LABUNGKARI-Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Samrin mengatakan terdapat beberapa formasi CPNS di Buteng yang mengalami kekosongan. Kekosongan ini akan diupayakan untuk diisi.

Pengisian kekosongan dengan memberlakukan pergeseran peserta yang memiliki nilai akumulasi SKD dan SKB tertinggi. Tentunya setelah formasi yang sebelumnya telah terisi.

“Jadi begini teknisnya, khan kita ini ada yang kosong. Nah, misalnya dilokasi A diikuti tiga peserta SKB sedang lokasi B dengan jabatan sama tak ada satupun peserta yang lolos alias kosong. Nah, setelah lokasi A terisi maka dua sisanya akan direngking kembali untuk mengisi lokasi B tadi,” urai Samrin.

Setelah direngking sesuai hasil akumulasi SKD dan SKB maka peserta dengan nilai tertinggi akan diwawancarai. Isi wawancara terkait kesediaan yang bersangkutan apakah mau ditempatkan dilokasi kosong itu atau tidak.

Jika tidak bersedia, maka peserta nilai tertinggi berikutnya yang akan diberi kesempatan. “Khan jangan sampai peserta itu tidak mau ditempatkan dilokasi kosong itu,” katanya.

Kata dia, pergeseran peserta ini sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) yang termuat dalam Permenpan-RB Nomor 61 Tahun 2018. Dengan adanya juknis ini maka dipastikan 500 formasi CPNS di Buteng akan terisi penuh.

Samrin mengurai kekosongan formasi CPNS Buteng didominasi tenaga guru kelas dan beberapa formasi tenaga bidan terampil. Kendati begitu, pihaknya belum merinci secara pasti.

“Kalau jumlah yang kosong itu kami belum rekap, tapi ada. Misalnya PGSD dan ada juga bidan. Memang banyak yang lolos ke tahap SKB tapi beberapa lokasi malah tidak ada pesertanya sama sekali. Harapan kita, dengan adanya kebijakan ini maka semua formasi bisa terisi,” tandasnya. (adm)

You might also like More from author