2018, Pemkot Baubau Gelontorkan Rp. 9 Miliar untuk Bedah Rumah

61 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

BAUBAU-Wakil Walikota Baubau, La Ode Ahmad Monianse menyatakan, pemerintah Kota Baubau akan terus berupaya memaksimalkan pelaksanaan program pembangunan yang pro rakyat. Salah satunya dengan memprioritaskan pengentasan kemiskinan melalui beberapa program unggulan, terutama percepatan pembangunan insfrastruktur sarana dan prasarana dasar, termasuk mendorong pemberdayaan masyarakat melalui program bedah rumah.

Sepanjang 2018, sedikitnya ada 650 rumah tak layak huni disulap bak istana kecil yang nyaman oleh Pemkot Baubau.

Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Baubau, Yulia Widiarti mengatakan 650 rumah tak layak huni ini masing-masing dianggarkan Rp 15 juta tiap unitnya. Totalnya mencapai Rp 9,75 miliar.

650 bedah rumah ini tersebar hampir merata didelapan kecamatan di Kota Baubau. Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang sehat bagi masyarakat melalui hunian yang layak.

Kata dia, anggaran bedah rumah ini bersumber dari APBN.

Merupakan komitmen pemerintah daerah untuk mengusulkan masyarakat yang membutuhkan serta mengawal keberhasilan program ini.

Yulia mengaku program ini sudah sampai pada tahap finalisasi.

Ia optimis 650 program bedah rumah ini tuntas sesuai waktu yang ditentukan.

Ia menambahkan anggaran Rp 15 juta program bedah rumah ini langsung diberikan kepada masyarakat melalui rekening masing-masing.

Dana ini dapat dibelanjakan sesuai kebutuhan masyarakat melalui pendampingan fasilitator.

“Jadi program ini dikerjakan langsung masyarakat penerima manfaat tapi mereka ini didampingi. Masyarakat tinggal mencatat kebutuhan apa untuk pembangunan rumahnya untuk diserahkan ke fasilitator. Nanti fasilitator yang menyediakan,” katanya.

Kata dia, program serupa akan terus digenjot pada tahun-tahun mendatang. Dengan begitu, hunian masyarakat Kota Baubau kedepan seluruhnya masuk dalam kategori layak huni.(adm)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.