Tutus Novita Dewi : Bayi Baru Lahir Wajib Didaftarkan di BPJS

54 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

BAUBAU – BPJS Kesehatan Kota Baubau menggelar sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2018 di salah satu aula rumah bernyanyi di Baubau, Rabu malam, (19/12). Dalam sosialisasi yang bertemakan Media Gathering dan Konferensi pers Implementasi tentang Perpres tersebut terdapat sejumlah hal poin penting.

Hanya saja kegiatan yang dihadiri sejumlah perwakilan media di Baubau tersebut, BPJS lebih menekankan pada kepesertaan bayi yang baru lahir.

Kepala BPJS Kesehatan Kota Baubau, Tutus Novita Dewi menjelaskan, sesuai dengan Perpres Nomor 82 Tahun 2018, bayi baru lahir dari peserta JKN-KIS wajib didaftarkan ke BPJS Kesehatan paling lama 28 hari sejak dilahirkan.

Aturan ini kata dia, mulai berlaku tiga bulan sejak Perpres tersebut diundangkan.

Jika sudah didaftarkan dan iurannya sudah dibayarkan, maka bayi tersebut berhak memperoleh jaminan pelayanan kesehatan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Khusus untuk bayi yang dilahirkan dari peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI), katanya lagi, secara otomatis status kepesertaannya mengikuti orang tuanya sebagai peserta PBI.

“Untuk bayi yang dilahirkan bukan dari peserta JKN-KIS, maka diberlakukan ketentuan pendaftaran peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) pada umumnya, yaitu proses verifikasi pendaftarannya memerlukan 14 hari kalender, dan setelah melewati rentang waktu itu, iurannya baru bisa dibayarkan,” kata Kepala BPJS Kesehatan Kota Baubau, Tutus Novita Dewi

Karena itu, pihaknya mengimbau  orang tua untuk segera mendaftarkan diri dan keluarganya menjadi peserta JKN-KIS, agar proses pendaftaran dan penjaminan sang bayi lebih praktis.

Jika tidak, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, terdapat sanksi yang diberlakukan.(min)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.