Minyak Tumpah, Iskindo Minta Perusahaan Tanggungjawab

338 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Batauga-Ketua Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO) Buton Selatan (Busel), Laode Safii berharap pihak perusahaan melakukan ganti rugi atas tumpahan minyak sawit mentah di perairan Masiri, Kelurahan Majapahit, Kecamatan Batauga. Pasalnya, tumpahan minyak itu dinilai sangat mencemari lingkungan dan berdapak kerugian terhadap para nelayan sekitar.

“Dampaknya ini sudah pasti akan merusak laut, merusak biota dan ekosistem laut yang ada disekitar. Ini sudah pasti. Karena itu perusahaan harus bertanggungjawab penuh atas kejadian ini,” ungkap Safi’i saat dikonfirmasi melalui sambungan telponnya, Sabtu, (29/12).

Selain pencemaran lingkungan, lanjutnya, peristiwa ini juga berdampak pada penurunan pendapatan para nelayan karena tidak bisa lagi melaut. “Jadi bentuk tanggungjawab nya itu entah menghindari potensi pencemaran lingkungan yang lebih besar, kerusakan lingkungan yang lebih besar. Tapi nanti kita lihat kembali, karena sampai saat ini saya belum tahu lebih jauh terkait dengan persoalan ini, apakah sudah ada tidak penanganan dari pihak perusahan,” tambahnya.

Ia berharap, pihak terkait dapat melakukan tindakan secara cepat, tepat dan terkoordinasi untuk mencegah, mengatasi, menanggulangi dan meminimalisir dampak akibat penyebaran tumpahan minyak di laut. Selain itu, pemerintah juga perlu melakukan pengumpulan data dan kajian untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dan nelayan di sekitar perairan tersebut. Jika dalam kajian tersebut ditemukan adanya kerusakan lingkungan dan kerugian terhadap nelayan maka diharapkan agar pihak perusahaan pemilik kapal dapat bertanggung jawab terhadap kerusakan lingkungan dan kerugian terhadap nelayan.

Sebelumnya, sekitar 3,7 ton minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) yang tumpah dari kapal tongkang, KM Mitra Bahari, telah mencemari perairan Tanjung Masiri, Kelurahan Majapahit, Kecamatan Batauga. Tumpahan minyak sawit mentah ini disebabkan bocornya lambung kapal tongkang yang karam dihantam ombak dan karang. (Dny)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.