Lagi, Arusani Lantik Tiga kepala OPD dan 44 Pejabat Eselon Tiga dan Empat

1,011 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Batauga-Plt. Bupati Buton Selatan (Busel), H La Ode Arusani kembali merombak kabinetnya. Kali ini, Arusani melantik tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) atau pejabat eselon dua dan 44 pejabat eselon tiga dan empat.

Pelantikan tiga PPTP atau kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merupakan tindak lanjut dari hasil seleksi terbuka tahun lalu. Ketiga OPD tersebut adalah La Ode Nurunani yang sebelumnya menjabat inspektur wilayah satu inspektorat Busel dilantik menjadi Sekretaris DPRD (sekwan) Busel.

Kemudian Drs. La Djetu yang sebelumnya menjabat camat Lapandewa dilantik sebagai kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi. Terakhir La Ode Firman Hamzah yang sebelumnya menjabat sebagai sekdin badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKD-SDM) dilantik menjadi kepala dinas BKD-SDM.

Selain kepala OPD, Arusani juga melantik Drs. Suddin, yang sebelumnya menjabat sekretaris camat Lapandewa diangkat menjadi camat Lapandewa. Sedangkan pada jabatan kepala bagian (Kabag), Arusani mengangkat, Taufan Basran, sebagai Kabag Pengadaan Barang dan Jasa sekretariat Pemda Busel menggantikan Drs. Musrifi Msi.

Dalam sambutannya, Arusani meminta kepada seluruh ASN yang baru saja dilantik untuk bahu-membahu bekerja dengan baik membangun Buton Selatan. Utamanya meningkatkan jam kerja. “Saya tidak ingin melakukan pelatihan setiap hari, namun masih banyak pejabat yang bagus tapi tidak pernah berkantor,” papar Arusani.

Ia berharap, usai pelantikan ini, seluruh ASN bisa mulai bekerja dengan baik. Bukan hanya untuk yang dilantik, imbauan ini juga berlaku untuk seluruh ASN lingkup Pemda Busel. Sehingga tak lagi ada lagi ASN yang bekerja mau bekerja lantaran takut non job. “Kalau kita berpikir seperti itu sudah otomatis kita tidak akan berbuat untuk daerah ini. Tapi kalau kinerja bagus, pasti jabatan ada di depan mata,” ungkapnya.

Kata dia, ancaman pemutasian sudah sering diungkapkan terhadap ASN nya yang malas. Hanya saja, masih banyak yang tidak mengindahkan itu. Bahkan ancaman itu hanya menjadi bahan olok-olokan. “Kendati begitu, Harapan saya semoga pelantikan ini bermanfaat,” pungkasnya.

Proses pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipusatkan di aula Setda Busel sekira pukul 16:00 Wita berdasarkan SK Bupati nomor 43 tahun 2019 tentang pengangkatan dan pemberhentian jabatan pimpinan tinggi pratama serta jabatan administrator dan jabatan pengawas lingkup Pemda Busel, tanggal 14 Januari 2019. Dny

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.