Bawaslu Busel Gelar Raker Pengawasan Kampanye dan Iklan Media Massa

160 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Batauga-Untuk meningkatkan kesadaran dalam berkampanye, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Buton Selatan (Busel) menggelar rapat kerja pengawasan kampanye rapat umum dan iklan media massa serta media online, Senin (11/2). Kegiatan yang dipusatkan di gedung Al-safitri itu dihadiri ketua dan seluruh komisioner Bawaslu Busel.

Selain perangkat Komisioner Bawaslu, kegiatan yang dimulai pukul 10:00 Wita juga dihadiri Komisioner KPUD Buton Selatan Divisi Teknis, Bahruddin Lapuka. Hadir pula perwakilan SatPolPP, KesbangPol dan seluruh partai peserta pemilu serta LO peserta pemilu.

Ketua Bawaslu Busel Mahyudin mengatakan tujuan kegiatan ini adalah mensosialisasikan beberapa peraturan-peraturan mengenai kampanye di Pemilu 2019. Berdasarkan Pasal 275 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, kampanye pemilu dapat dilakukan melalui pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, penyebaran bahan kampanye pemilu kepada umum. “Sejauh ini peserta pemilu banyak yang tidak memanfaatkan kampanye melalui pertemuan terbatas dan pertemuan tatap muka, padahal presedurnya sangat sederhana, peserta pemilu hanya membuat laporan ke pihak kepolisin, ditembuskan ke KPUD dan Bawasalu, kemudian Bawaslu melakukan pengawasan,” jelasnya

Kemudian, pemasangan alat peraga di tempat umum, media sosial, iklan media massa cetak, media massa elektronik, dan internet, rapat umum, tentang materi kampanye, dan kegiatan lain yang tidak melanggar larangan kampanye pemilu dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara untuk iklan media massa cetak, media massa elektronik, dan internet serta rapat umum dilaksanakan pada tanggal 24 Maret-13 April 2019. “Iklan kampanye berdasarkan pada ketentuan citra diri, visi dan misi peserta pemilu. Iklan tidak berlaku apabila melanggar ketentuan dan perundang – undangan dan tidak melanggar larangan kampanye,” jelas¬†Mahyudin

Ia melanjutkan, Bawasalu akan melakukan pengawasan pada konten kampanye, jika melanggar peraturan yang berlaku akan ditindaki

Sementara Komisioner KPUD Busel Devisi Teknis Baharuddin Lapuka mengatakan ada batasan mengenai batas waktu kampanye yakni selama 21 hari. “Iklan di media massa selama 21 hari. Berakhir saat masa tenang,” tutup nya. (dny)

You might also like More from author

Comments are closed.