Berhasil Bangun Akses Jalan Berkualitas

196 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

LABUNGKARI, Keptonnews.com- Keberhasilan Bupati dan Wakil Bupati Buton Tengah (Buteng), H. Samahuddin-La Ntau dalam membangun infrastruktur jalan memang patut diacungi jempol. Belum genap dua tahun memimpin Buteng, lebih dari setengah panjang lintasan jalan sudah dilapisi aspal hotmix berkualitas.

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buteng, panjang lintasan jalan di Buteng sepanjang 285 kilometer. Dari total itu, 190 kilometer atau 67 persen telah berhasil dilapisi aspal hingga 2018.

Keberpihakan anggaran untuk mendukung program prioritas ini jelas tak main-main. Pemkab Buteng bahkan mengelontorkan puluhan miliar hanya untuk menghadirkan akses jalan mulus dan berkualitas untuk masyarakat.

Tercatat pada 2017 diawal pemerintahan Samahuddin-La Ntau, pembangunan insfrastruktur jalan ini dianggarkan mencapai Rp 46,4 miliar. Nominal ini melambung cukup signifikan pada 2018 yakni senilai Rp 76,5 miliar masih untuk pembangunan jalan.

Bahkan Pemkab Buteng telah menganggarkan pembangunan serupa pada 2019 ini untuk menuntaskan sisa lintasan jalan yang belum tersentuh. Alokasi anggarannya bahkan lebih besar dibanding dua tahun sebelumnya yakni senilai Rp 83,8 miliar.

Bupati Buteng, H. Samahuddin mengatakan pembangunan infrastruktur jalan memang telah menjadi prioritas utamanya sejak dipercaya masyarakat menjadi Bupati. Olehnya, alokasi pembangunan jalan ini sedikit lebih besar.

Orang nomor satu di Buteng ini sadar betul bila perputaran ekonomi Buteng akan semakin menggeliat bila akses jalan untuk masyarakat memadai. Semakin mudah akses maka akan berimplikasi positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

La Ramo, sapaan akrab H. Samahuddin ini mencontohkan geliat ekonomi masyarakat nelayan dan petani, dengan hadirnya akses jalan yang baik maka hasil pertanian atau hasil tangkapan nelayan akan semakin berkualitas. Artinya, akses jalan akan memudahkan komoditi itu sampai dipasar dalam waktu yang tak terlalu lala untuk dijajakan ke konsumen dengan kualitas baik dan tentu dengan harga yang maksimal.

“Saya yakin itu, itulah kenapa pembangunan jalan ini saya kejar dan menjadi prioritas sejak saya dipercaya masyarakat menjadi Bupati,” katanya.

Olehnya, dalam pembangunan jalan ini, kualitas jalan harus menjadi hal utama yang harus diperhatikan pihak penyedia. Untuk memastikan itu, Samahuddin tak segan turun langsung ke lapangan.

“Saya jadi Bupati karena dipilih rakyat, makanya saya harus berusaha menghadirkan yang terbaik apalagi hal ini akan saya pertanggungjawaban dunia akhirat. Itulah mengapa saya tidak pandang panas, hujan atau bahkan sampai tengah malam untuk mengawasi pengaspalan jalan ini. Sebab itu semua adalah tanggung jawab saya,” katanya.

Samahuddin menambahkan selain pengaspalan jalan, pihaknya juga tengah berusaha membuka jalan baru. Kata dia, hingga 2018 lalu sepanjang 10 kilometer jalan bari sudah berhasil dibuka.

Pembukaan jalan tersebut penting sebab Buteng merupakan Daerah Otonom Baru (DOB) yang harus ditata sedini mungkin. Jika tidak, Samahuddin menilai akan sangat berbahaya untuk pengembangan daerah kedepan.

“Saya yakin tidak akan bisa maju daerah ini jika tidak ditata sedini mungkin. Makanya membuka kawasan baru itu menurut saya penting dilakukan,” imbuhnya.***

You might also like More from author