Pendampingan Hukum, PDAM Busel MoU Dengan Kejari Buton

167 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Pasarwajo-Untuk pertama kali, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buton Selatan (Busel) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton menandatangani memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman tentang penegakan hukum, bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lain bidang perdata dan tata usaha negara (Datum).

Kegiatan yang dipusatkan di aula kantor Kejari Buton itu diteken langsung Direktur PDAM Busel Tamrin Tamim dan Kepala Kejaksaan Negeri Buton E.R Wiranto SH, Kamis (21/3)

Dalam sambutannya, Kajari Buton E.R Wiranto mengaku jika MoU ini merupakan kali pertama dilaksanakan dibidang Datun. “Ada juga TP4D atau Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah yang berjalan beberapa bulan lalu hingga saat ini namun inti memberikan pendampingan hukum yang lebih kearah pencegahan,” ungkapnya.

Kata dia, negara telah memberi kewenangan terhadap kejaksaan diwilayah hukum perdata. Hanya saja, pendampingan hukum perdata oleh kejaksaan belum banyak diketahui masyarakat. Melalui MoU ini adalah momen tepat Kejaksaan dalam melaksanakan pelayanan hukum dan penegakan hukum dibidang perdata. “inisiatif PDAM Busel bekerjasama dengan Kejari Buton dalam nota kesepahaman tentang penegakan hukum, bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lain bidang perdata dan tata usaha negara (Datum), akan disambut baik, sehingga PDAM Busel dan Kejari Buton akan saling mengenal dalam hal perdataan,” katanya.

Ia mengaku akan mengawal dan memberikan pengamanan serta pelayanan hukum dalam mendukung pelaksanaan pembangunan melalui upaya pencegahan atau preventif dan persuasif kepada PDAM khususnya untuk meningkatkan perekonomian nasional.

Sementara Pj Direktur PDAM Busel Tamrin Tamin mengucapkan banyak terima kasih dengan ditandatanganinya MoU ini, karena PDAM Busel yang berumur tiga tahun ini sangat membutuhkan bimbingan hukum, pelayanan hukum dan pertimbangan hukum sehingga dapat berjalan dengan baik dimasa depan “Alhamdulilah dengan MoU ini, Kejari Buton bisa memberikan bimbingan kepada kami, terus terang di PDAM Busel masih banyak prodak-prodak peraturan direksi yang harus mendapat bimbingan sehingga dapat berjalan dengan baik,” kata Tamrin.

PDAM Busel juga akan rajin bertanya dan diskusi serta sharing bersama Kejaksaan sehingga PDAM Busel menjadi lebih baik dimasa depan. (Dny)

You might also like More from author

Comments are closed.