Pusat Jajanan Kuliner Tradisional Bakal Diresmikan

159 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

BAUBAU– Pusat jajanan kuliner dan souvenir tradisional yang dibangun di kawasan Benteng Keraton Buton rencananya mulai difungsikan April 2019. Sedikitnya ada 18 gazebo kayu bergaya khas rumah adat Buton (malige) yang akan diresmikan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Baubau, Ali Arham mengatakan pusat jajanan kuliner dan souvenir tradisional itu dibangun 2018 lalu. 18 gazebo ini diporsikan bagi masyarakat setempat dalam kawasan benteng yang ingin membuka usaha.

“Artinya pusat jajanan ini kita bangun nanti disemua tempat di Kota Baubau. Nah, untuk didalam kawasan kita porsikan dulu bagi masyarakat setempat. Makanya mulai dari sekarang silahkan mendaftarkan diri,” kata Ali Arham diruang kerjanya, akhir pekan lalu.

Kata dia, bila semua gazebo sudah terisi maka sebisa mungkin awal April sudah diresmikan. Namun bila belum maka direncanakan pada akhir April 2019.

“Intinya April itu sudah kita fungsikan,” katanya.

Pun demikian, masyarakat yang hendak membuka usaha dipusat jajanan itu harus benar-benar mengusung tema tradisional. Mulai dari kuliner tradisional Buton hingga souvenir atau cinderamata yang memiliki sentuhan adat Buton.

“Kedepan kita harapkan wisatawan nusantara maupun mancanegara yang berkunjung dibenteng keraton akan merasa dimanjakan disini. Selain mereka menikmati heritage atau melihat peninggalan kebudayaan dan sejarah baik benda maupun tak benda, juga sekaligus bisa menikmati jajajan kuliner khas dan suvenir yang berbasis masyarakat,” katanya.

Ditanya apakah ada retribusi bagi masyarakat yang hendak membuka usaha, Ali Arham mengaku ada. Pemerintah daerah akan mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) untuk mengatur jalannya pengelolaan.

“Memang dikelola murni oleh masyarakat tapi nanti ada aturan main yang dikeluarkan pemerintah melalui Perwali. Paling tidak ada sumbangan ke pemerintah untuk maintenance atau pemeliharaa dan besarannya sendiri akan kita evaluasi dari hasil yang diperoleh masyarakat agar tidak terlalu terbebani,” katanya.

Diresmikannya pusat jajanan kuliner tradisional ini diharapkan juga menjadi magnet tersendiri bagi tamu FKMA ASEAN Po-Lima dimana Baubau menjadi tuan rumah pada 11-14 Jili mendatang. Olehnya, masyarakat diminta segera mengisi pusat jajanan yang dimaksud. (adm)

You might also like More from author