Direksi BUMN Terjerat OTT dari PT Pupuk Indonesia

117 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Jakarta – Seorang pejabat dari unsur direksi di BUMN terjaring operasi tangkap tangan (OTT). BUMN yang dimaksud diketahui adalah PT Pupuk Indonesia.

“Unsur yang diamankan dalam OTT termasuk direksi BUMN, swasta,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Rabu (27/3/2019).

KPK menduga mereka terlibat dalam transaksi haram. KPK menyebut suap yang terjadi bukan yang pertama.

“(OTT) terkait transportasi pupuk menggunakan kapal,” ujar Febri.

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk melakukan pemeriksaan terhadap mereka yang ditangkap sebelum menentukan status hukumnya. Saat ini mereka yang terjaring OTT itu masih sebagai terperiksa.

KPK menduga pemberian suap dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 7 orang hari ini bukan yang pertama. Sebelumnya KPK menduga ada pemberian.

“Bukan pemberian pertama, (ada pemberian) beberapa kali sebelumnya,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Rabu (27/3/2019).

Total ada 7 orang yang dijerat dalam OTT itu. Namun Febri belum merinci siapa saja yang ditangkap itu. Selain itu, KPK belum menyebutkan berapa uang yang disita dari OTT itu. (in)

 

You might also like More from author