Kementerian Kelautan Alokasikan Rp 1 Miliar untuk Dermaga Apung di Puma

19 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

BAUBAU-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI mengalokasikan dana hingga Rp 1 miliar untuk membangun dermaga apung di Kota Baubau. Dermaga ini rencananya akan dibangun di Pulau Makassar (Puma), tepatnya di Kelurahan Liwuto.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Baubau, Sadidi melalui Kabid Pengembangan Kawasan Budidaya dan Perbenihan, Ahman Basaruddin menjelaskan dermaga apung ini merupakan program bantuan dari Kementerian KKP yang telah dirancang sejak 2017 lalu. Rencananya, dermaga ini akan mulai dibangun 2019 ini.

“Itu berdasarkan informasi yang kami terima dari KKP. Kemungkinan Mei atau Juni ini pembangunan akan dimulai,” katanya.

Kata dia, Puma dipilih sebagai lokasi pembangunan dermaga apung berdasarkan hasil survei lapangan tim Direktorat Ruang Laut KKP RI. Kelurahan Liwuto dinilai sangat strategis karena terhindar dari terjangan ombak besar baik pada musim timur ataupun barat.

“Kalau rencana awal pembangunan dermaga apung ini sebanarnya akan dibangun di area Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wameo Kecamatan Batupoaro. Tapi setelah disurvei, pada musim barat di TPI Wameo diterjang ombak yang cukup besar,” katanya.

Ahman merinci ukuran dermaga yang akan dibangun memiliki lebar sekitar dua meter dan panjang kurang lebih 80 meter menjorok ke laut. Kehadiran dermaga apung ini dipercaya akan menjadi lokasi wisata baru.

“Tentunya dengan tidak menghilangkan tujuan utama dermaga yakni untuk tempat berlabuh kapal nelayan dan kapal angkutan tradisional jurusan Puma-Baubau. Artinya kapal bodi masyarakat dan kapal nelayan bisa melakukan aktifitas bongkar muat disana,” katanya.

Mengenai pembangunan fisik dermaga, Ahman mengaku KKP langsung yang akan turun tangan. Pemerintah Kota Baubau hanya menyiapkan lokasi dan hanya menjadi penerima manfaat dari pembangunan dermaga apung ini. (adm)

You might also like More from author