Tim Safari Ramadan dan Dakwah Dihimbau Bawa Kesejukan

90 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

BAUBAU, Keptonnews.com- Tim safari ramadan dan tim dakwah pemerintah Kota Baubau resmi dilepas Wali Kota Baubau, Dr AS Tamrin dirujab Wali Kota Baubau sore tadi, Rabu 8 Mei 2019. Kedua tim ini diminta menjadi garda terdepan membawa kesejukan ditengah masyarakat.

“Saya menitip pesan agar tim dakwah sebisanya memberikan kesan damai dan kesejukan kepada masyarakat. Jangan sampai masyarakat masih terbawa hangatnya temperatur politik saat ini yang berujung pada perpecahan,” kata Wali Kota Baubau, Dr AS Tamrin sebelum melepas kedua tim dengan resmi.

Dengan pesan perdamaian dan kekompakan itu, masyarakat bisa menjalankan puasa ramadan dengan sepenuh hati. Dengan begitu, amalan ibadah puasa bisa sesuai harapan dan moga diganjar dengan pahala yang berlipat ganda.

Ajakan yang membawa kesejukan dan pesan perdamaian itu sebisanya dimasukan dalam materi yang dibawakan tim dakwah. Sebisa mungkin juga, tim dakwah menghindari materi provokatif dan hoax atau berita bohong yang tidak diketahui asbabul nuzulnya.

“Saya yakin tim dakwah ini semuanya adalah orang pilihan dan sudah terbukti berkompeten dan cukup mumpuni. Makanya besar harapan saya tim ini bisa menyampaikan pesan-pesan perdamaian,” katanya.

Asisten I Setda Kota Baubau, Rahmat Tuta menambahkan dua tim ini akan bertugas dihari yang tidak bersamaan. Kedua tim akan dibagi dalam dua jadwal yang berbeda.

Tim safari ramadan dijadwalkan akan bertugas pada tanggal genap sedang tim dakwah ditanggal ganjil. Hal ini penting agar jadwal kedua tim tak saling tumpang tindih.

Untuk tim safari ramadan, kata dia, akan dipimpin langsung Wali Kota Baubau, Dr AS Tamrin. Untuk masjid yang dituju ditentukan oleh camat masing-masing wilayah.

Sedang untuk tim dakwah, pelaksanaannya dilakukan dibeberapa titik khusus untuk masjid yang belum mandiri. Sedang untuk masjid yang sudah dianggap mandiri tidak akan ditempatkan tim dakwah.

“Jadi tim dakwah tidak akan masuk disemua masjid. Menurut hasil pantauan masjid yang sudah mandiri itu ada di Kecamatan Batupoaro dan Murhum. Semua masjid disitu sudah dianggap mandiri. Lalu di Kecamatan Wolio kemungkinan hanya dua Kelurahan seperti dibeberapa masjid di BWI dan Kadolokatapi yang belum mandiri, yang lainnya sudah dianggap mandiri,” katanya.***

You might also like More from author