Warga Busel Jadi Korban Tewas Bentrokan di Desa Sampoabalo dan Gunung Jaya

1,119 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

PASARWAJO-Bentrok antar dua desa yakni desa Gunung Jaya dan desa Sampoabalo, Kecamatan Siontapina, Kabupaten Buton menelan telah dua korban jiwa.

Salah satunya adalah, LJ (60), warga desa Hendea, Kecamatan Sampolawa, Buton Selatan, dan dua luka berat.

Salah satu kerabat korban, Sanca Alam menuturkan, dirinya bersama korban sempat berhadap-hadapan dan saling tebas dengan warga Sampoabalo di pesisir pantai desa Sampoabalo.

Namun, jumlah mereka yang sedikit membuat mereka harus lari kembali mengamankan diri di kampung.

Tidak hanya kalah jumlah, peralatan perang yang digunakan warga Sampoabalo juga lebih banyak dibanding mereka. “Dari pihak Sampoabalo, mereka menggunakan bom molotov, busur, parang, samurai dan tombak yang digunakan untuk tombak ikan,” kata Sanca.

Saat konsentrasi terpecah, lanjutnya, korban berlari sendiri menuju hutan sehingga terpisah dari barisan kelompok. Hal itu yang kemudian luput dari perhatian karena yang lain juga sedang berkonsentrasi menjaga posisi.

Pada kondisi itu, dirinya sempat terkena busur dipaha sebelah kirinya. Namun beruntung busur tersebut tak sempat menembus masuk karena terhalang handphone yang tersimpan disaku celana. “Pantulannya itu yang kena tangan kiri saya,” tambah Anca sembari menunjukan balutan perban ditangan kirinya.

Mereka kemudian akhirnya berhasil keluar menyelamatkan diri.

Namun naas, korban LJ dikabarkan telah ditemukan tersungkur dengan banyak luka robek di bagian kepala akibat hantaman benda tajam. Nyawa korban tak dapat lagi diselamatkan meski sempat mendapatkan penanganan medis di puskesmas Matana ouwe.

“Kami sempat meminta bantuan dari pihak kepolisian untuk mencari korban karena kemungkinan korban kesasar kearah massa Sampoabalo,” pungkasnya.

Bentrokan antar kedua desa Gunung bukanlah kali pertama. Bahkan kedua belah pihak telah membuat kesepakatan tertulis tiga tahun lalu. Siapa saja yang melanggar kesepakatan tersebut maka akan berhadapan langsung dengan hukum. (dny)

You might also like More from author