Ijazah Caleg Terpilih Di Busel Diduga Palsu

2,404 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Batauga-Dugaan penggunaan ijazah palsu terhadap Caleg di Buton Selatan (Busel) satu-persatu mulai terkuak. Salah satunya ijazah milik Caleg terpilih PKB, nomor urut satu, dapil dua Busel, H. La Opo.

Dalam ijazah paket C tanpa nomor itu, cap pengesahan legalisir, H. La Opo diketahui dikeluarkan oleh pemerintah kota Ambon pada tanggal 29 juni 2018. Sesuai dengan ketentuan permendagri nomor 59 tahun 2008 tentang pengesahan foto copi ijazah atau surat tanda tamat belajar (STTB) termasuk surat keterangan pengganti yang berpenghargaan sama dengan ijazah atau STTB wajib ditandatangani oleh pejabat berwenang.

Sementara itu, dalam ketentuan undang-undang No. 23 tahun 2017, kewenangan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat merupakan kewenangan pemerintah Provinsi, termasuk paket C.

Saat di konfirmasi, H. La Opo tak menampik hal tersebut. Ia mengakui jika legalisir ijazahnya dikeluarkan oleh pemerintah kota Ambon seperti yang tertera pada fisik ijazah tersebut. Itu dilakukan karena bagian syarat untuk terdaftar sebagai daftar calon tetap (DCT).

Saat proses legalisir dilakukan, lanjutnya, pemerintah Kota Ambon tak menyampaikan bahwa soal legalisir ijazah Paket C sudah bukan kewenangan pemkot lagi melainkan pemerintah Provinsi. Apalagi pada legalisir sebelumnya itu dicap oleh pemkot Ambon. “Ini orang dinas sendiri yang saya temui. Jadi ijazah saya sebelumnya itu sudah di legalisir. Hanya yang diminta KPU adalah legalisir terbaru. Makanya saya datang bawa di dinas seperti yang dilegalisir sebelumnya. Yang pasti saya legalisir ijazah itu,” papar H. La Opo saat dikonformasi melalui sambungan telponnya, Sabtu (15/6).

Pihak KPU Busel yang berkewenangan melakukan verifikasi berkas pencalonan H La Opo dalam Pilcaleg 2019, belum bisa terkonfirmasi. (Dny)

You might also like More from author