Parkir Semrawut, HMI Desak Pemda Somasi Sejumlah Tempat Usaha

421 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Baubau-Penggunaan bahu jalan sebagai tempat parkir disejumlah tempat usaha di Kota Baubau menuai protes Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Baubau, Senin, (24/6). Mereka menilai Dinas Perhubungan lalai dalam melakukan pengawasan terhadap LLJR.

Ketua Umum HMI Cabang Baubau, La Ode Rizki mengatakan, jika menengok undang-undang Nomor 22 Tahun 2009, mestinya badan jalan adalah fasilitas umum yang tidak boleh dimanfaatkan oleh orang-perorang atau kelompok yang dapat mengganggu arus lalulintas dan merugikan orang lain. “Misalnya dikawasan Toko Intan, disekitaran Bataraguru dan KFC di Pantai Kamali itu tidak boleh karena dapat memicu kemacetan,” kata Rizki.

Ia menilai, kemacetan yang kerap terjadi di areal pertokoan itu merupakan bukti kesemberautan dinas Perizinan dalam menerbitkan izin membangun tempat-tempat usaha tanpa meperhatikan analisis mengenai dampak lalulintas (amdalalin) seperti yang tertuang pada Permenhub Nomor 75 Tahun 2015. “Makanya kami meminta kepada Pemerintah Kota Baubau untuk sesegera mungkin menegur pemilik usaha tersebut agar patuh dan tunduk terhadap aturan,” paparnya.

Jika para pemilik usaha mengabaikan teguran itu, lanjutnya, sudah seharusnya Pemda mengambil tindakan. Apalagi semua itu merupakan kepentingan pembangunan daerah. “Paling tidak pemda melakukan suiping pentil ban sebagaimana yang pernah dilakukan di daerah-daerah lain,” nilainya.

Menanggapi persoalan ini, Kadis Perhubungan Baubau, H Idrus Taufik Saidi, mengaku akan menyurati tempat-tempat usaha tersebut seperti tuntutan para demonstran. Soal sweeping pentil ban dan sebagainya, itu belum bisa dilakukan mengingat belum adanya dasar hukum berupa peraturan walikota (perwali) atau peraturan daerah (perda) sebagai landasan aturan. “Kita juga melanggar jika apa yang kita lakukan tidak disertai dengan landasan hukum,” ungkap Veky sapaan akrab H Idrus Taufik Saidi, saat berdialog dengan pengunjukrasa. Dny

You might also like More from author