Tak Difungsikan, Bangunan Pasar Sampolawa-Batauga Kembali Disorot

212 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Batauga-Sejumlah pembangunan pasar di kecamatan Batauga dan Sampolawa, Buton Selatan (Busel) telah rampung dikerjakan. Ironisnya, bangunan yang menggunakan APBN tahun 2016 dengan nilai anggaran miliaran rupiah itu hingga kini tak difungsikan. Pemerintah seakan acuh dengan persoalan ini.

Hal ini yang kemudian menjadi salah satu tuntutan sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Muda Buton Selatan (Gema Busel) belum lama ini. “Ini sangat miris, anggaran sebesar itu terbuang begitu saja. Memang, Agus Feisal Hidayat sebelumnya sudah melakukan sosialisasi dengan masyarakat setempat. Namun semua terhenti karena kasus yang menimpanya. Tapi ia (Agus Feisal, red), peduli dengan hal ini,” beber Koordinator kecamatan Sampolawa, Rahman Ruwia, saat berdialog dengan sekda Busel, La Siambo yang didampingi Kapolsek Batauga, AKP Sugiri dan Asisten II, Maharuddin di aulla kantor sekretariat Busel belum lama ini.

Menurutnya, semua bangunan tua kini tak terawat dan terbengkalai begitu saja. Misalnya bangunan pasar di desa todombulu, lingkungan lapola dan bangunan di kelurahan Masiri, kecamatan Batauga. Semua bangunan itu kini tertutupi rumput yang bersemak belukar. “Menurut kadis perindag, Amril Tamim, tahun ini (2019, red) akan di fungsikan pasar itu. Namun hingga kini pasar ini belum juga di fungsikan,” tanyanya.

Menurutnya, para pelaku pasar di kecamatan Sampolawa menolak pindah berjualan di pasar tersebut. Alasannya, jumlah lapak dan los yang disiapkan tidak cukup untuk menampung para pedagang yang sudah ada. Apalagi, tidak ada jaminan pemerintah terhadap jualan mereka. “Tempat yang disiapkan hanya 40an, sedangkan para pelaku pasar yang ada saat ini ratusan. Kemudian dengan kondisi pasar seperti itu tidak mungkin mau laku jualannya mereka,” tambah Rahman Ruwia.

Menanggapi hal itu, sekda Busel, La Siambo mengaku akan memanggil seluruh OPD terkait untuk membahas persoalan itu. “kita tampung dulu aspirasi ini. Nanti kita akan menggelar rapat dengan dinas teknis bersama lurah dan camat,” ungkap La Siambo.(dny)

You might also like More from author