Diduga Selewengkan Anggaran, Kades Taduasa Dilapor di Kejati Sultra

315 kali dilihat, 8 kali dilihat hari ini

Batauga-Ketua Lembaga Pemberhati Kebijakan Publik (LPKP) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Tuangge, resmi melaporkan Kepala Desa Taduasa, Kecamatan Batuatas, Buton Selatan (Busel), La Hatu, Kamis, (25/7). La Hatu dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra atas dugaan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) sejak tahun anggaran 2016.

 

La Ode Tuangge mengatakan, sedikitnya terdapat 22 item dugaan penyalahgunaan anggaran ADD/DD yang dilakukan kades Taduasa, La Hatu. Atas temuan itu, diduga kerugian Negara mencapai Rp 531.084.000. “Ada beberapa yang sudah kami laporan di Kejati Sultra, untuk saat ini ada dua Desa, salah satunya Kades Taduasa,” Ucap Laode.

Selain dugaan penyelewengan anggaran desa, lanjutnya, pihaknya juga menemukan dugaan pemalsuan tanda tangan Ketua TPK Tahun 2018 yang diduga dilakukan oleh Kades Taduasa pada pembuatan laporan pertanggung jawaban (LPJ) pengelolaan anggaran. “Hasil investigasi terakhir yang ditanda-tangani dengan Ketua TPK, hanya sebatas penerimaan honor penghasilan tetap perangkat desa perbulanya senilai Rp1.750.000, selain itu tidak pernah tanda tangan,” katanya.

Kini kasus tersebut telah resmi diterima dan diproses oleh kejati Sultra dengan nomor Tanda Terima Surat (TTD) Laporan : 014/LP-LPKP/B/VII/2019, bersama 5 rangkap bukti LPJ Kades Taduasa atas penggunaan ADD/DD.

Hingga berita ini diturunkan, kades Taduasa, La Hatu, belum memberikan konfirmasinya. Padahal beberapa kali wartwan ini berusaha menghubunginya melalui sambungan telpon dan whattshapnya.Dny

You might also like More from author