Masyarakat Kapuntori Tolak Keberadaan Tambang Nikel

367 kali dilihat, 14 kali dilihat hari ini

Kapuntori-Ratusan warga kecamatan Kapuntori yang tergabung dalam Forum Tolak Tambang Kapuntori menggelar aksi unjukrasa di kantor kecamatan Kapuntori, Selasa, (13/8). Mereka menolak rencana keberadaan aktifitas pertambangan nikel yang akan dilakukan di kawasan hutan Kumala.

kordinator aksi Misrul Masri mengatakan, kawasan hutan Kumala meliputi tiga desa dan kelurahan di Kecamatan Kapuntori. Ketiga wilayah tersebut adalah kelurahan Watumotobe, Kelurahan Wakangka dan Desa Lambusango Timur.

Apabila aktifitas eksploitasi tambang itu berjalan, lanjutnya, ketiga desa itu akan terkena dampak pencemaran lingkungan. “Jadi kami menuntut keterbukan pemrintah kecamatan dan kelurahan terhadap aktifitas explorasi tambang nikel itu,” ungkap Misrul Masri dalam rilis persnya.

Pihaknya juga meminta kepada pemerintah untuk berdiri bersama rakyat menyatakan sikap menolak aktifitas pertambangan nikel tersebut. Pasalnya, ekploitasi tambng nikel hanya akan memberi kesengsaraan kepada masyarakat. Apalagi lokasi tersebut merupakan sumber mata air persawahan. “Sudah pasti ini akan mencemari sungai dan teluk kapontori yg merupakan sumber kehidupan masysrakat,” pungkasnya. (Dny)

You might also like More from author