Pemda Busel Teken Kerjasama Dengan BP2IP dan PIP Makasar

214 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Makassar-Pemerintah Buton Selatan (Busel), melalui Dinas Perhubungan menggelar penandatanganan kesepakatan kerjasama di bidang pelayaran bersama Balai Pendidikan, Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong dan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makasaar, Kamis, 2/7.

Kepala dinas perhubungan Busel, Erik Octora Hibali, melalui kepala bidang (kabid) daratnya, La.A Hidayat mengatakan, pelaksanaan penandatanganan kesepakatan kerjasama antara pemerintah daerah kabupaten buton selatan dgn BP2IP Barombong bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan terkait penanganan keselamatan pelayaran. “dalam pelaksanaannya nantinya akan dilakukan diklat pemberdayaan masyarakat untuk mendapatkan sertifikat Basic Safety Training, Advance Fire Fighting (BST,AFF),” kata Hidayat melalui sambungan teleponnya.

Dilanjutkan, program pemberdayaan masyarakat ini adalah program pemerintah pusat melalui kementerian perhubungan.

Sedangkan penandatanganan kerjasama bersama Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makasar dititikberatkan pada kepemilikan surat keterangan keterampilan 30/60 Mil Laut dan Basic Safety Training untuk Kapal Layar Motor untuk para nelayan di Busel. Kata dia, hal ini dilakukan mengingat akan adanya penertiban nelayan. Bagi nelayan yang tidak yg tdk mempunyai sertifikat maka nelayan tersebut tidak diperbolehkan utk berlayar. “oleh sebab itu pemerintah kabupaten buton selatan melalui dinas perhubungan bekerjasama dgn Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar melakukan Pendidikan dan pelatihan kepada nelayan2 yg ada di kabupaten buton selatan,” tambah Dayat.

Pendidikan dan pelatihan yang nantinya digelar tidak dipungut biaya alias gratis. Sebab kegiatan tersebut merupakan program program pemerintah pusat. “semua kerjasama ini merupakan pembangunan sumber daya manusia. insya allah kerjasama ini akan terus berlanjut kedepannya,” imbuhnya.

Upaya ini dilakukan mengingat daerah yang baru saja merayakan hari jadinya yang ke-empat itu merupakan wilayah kepulauan yang mayoritas masyarakatnya adalah pelaku transportasi laut dan nelayan. (Dny)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.