Puluhan Kubik Kayu Sonokeling Asal Sampolawa Kembali Diamankan

841 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Batauga-Perambahan kayu di hutan Buton Selatan terus terjadi. Faktanya, polisi kehutanan (polhut) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Lakompa berhasil menangkap dua dari tiga truk pengangkut kayu tanpa dokumen lengkap jenis Sonokeling, Selasa, (11/9) malam.

Selain Polhut, proses penangkapan dilakukan bersama satuan Polsek Batauga dan TIM Bais Sultra atas laporan warga setempat. Berdasarkan dokumen nota angkut, kayu sebanyak 13.2524 kubik itu milik warga Tangana Pada, Lorong Kehutan, Ismail (46).

Saat dihentikan di desa Lawela, Kecamatan Batauga, kedua sopir truk dengan nopol DW. 8827. AH dan DT. 9324 UG tak bisa berkutik. Pasalnya, berdasarkan nota angkut kayu tersebut diketahui berasal dari Hutan produksi Wilayah KPHP Lakompa sedangkan Penggunaan yang seharusnya hanya digunakan untuk pemuatan hasil Hutan Rakyat berdasarkan Sertifikat Kepemilakn (Hutan Hak Masyarakat/Kebun Masyarakat). sehingga secara dokumen dan administrasi kayu tsb diduga Ilegal krn tdk sesuai dgn administrasi.

Sementara, berdasarkan informasi dari aparat setempat, proses pengangkutan sudah mendapat persetujuan dari kepala KPH Lakompa, Laberi. Namun saat dikonfirmasi wartawan ini, pihak polhut KPH enggan berkomentar. Bahkan saat dikonfirmasi melalui selulernya, kepala KPH Lakompa, Laberi berkelik. “Sebentar, saya masih bawa motor,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak KPH belum memberikan keterangan resminya. Sedangkan kedua mobil bersama kayu dalam bentuk balok berukuran 2 meter masih diamankan di Mako Polsek Batauga. (Dny)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.